Komunikasi Dokter-Pasien Berfokus Pasien pada Pelayanan Kesehatan Primer

TA Larasati

Abstract


Tantangan yang dihadapi pelayanan kesehatan primer adalah dapat memberikan pelayanan dengan karakteristik 4C, yaitu first contact, comprehensive, continous, dan collaborative. Dalam memberikan pelayanan yang komprehensif, dokter yang berada di pelayanan kesehatan primer menghadapi tantangan yang tidak mudah, terutama perubahan perilaku gaya hidup sehat dan pengobatan penyakit, kepatuhan pasien dengan penyakit kronis, juga menghadapi pasien dengan perbedaan latar belakang budaya. Sehingga dibutuhkan komunikasi efektif dokter-pasien agar tercapai tujuan pelayanan kesehatan. Menurut WONCA of Europe, pelayanan berpusat pasien dijabarkan dalam empat aspek, doctor-patient relationship, centred on patient and context, promote patient empowerment, longitudinal continuity. Doctor-patient relationship atau hubungan dokter-pasien dibangun dalam komuniikasi dokter pasien yang efektif, yang memunculkan dan memahami perspektif pasien (kekhawatiran, ide, harapan, kebutuhan, perasaan, dan fungsi), memahami pasien dalam konteks psikososial dan budaya yang unik, mencapai pemahaman bersama tentang masalah pasien dan perawatan yang sesuai dengan nilai-nilai pasien, dan pasien dalam menawarkan pilihan-pilihan yang berhubungan dengan masalah kesehatannya. Manfaat komunikasi dokter-pasien berpusat pasien adalah meningkatkan kepatuhan pasien pada pengobatan, mencapai keberhasilan pengobatan, meningkatkan kepuasan pasien dan juga memudahkan penegakkan diagnosis, meminimalkan terjadinya malpraktik.
Kata kunci: komunikasi berpusat pasien, pelayanan primer

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

View My Stats

Statistics Counter since 23 November 2019

 Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.