Hubungan Beban Kerja Mental terhadap kejadian Abortus pada Pekerja Bruruh Pabrik di PT. Great Giant Pineapple

Ratna Dewi Puspita Sari, Soraya Rahmanisa, Evriana Citra

Abstract


Abortus merupakan salah satu penyebab kematian ibu, Komplikasi abortus berupa perdarahan atau infeksi dapat menyebabkan kematian. Abortus didefinisikan sebagai ancaman pengeluaran janin sebelum janin bisa hidup di luar kandungan dengan usia kehamilan kurang dari 20 minggu serta berat janin 500 gram. Salah satu faktor penyebab abortus adalah aktifitas yaitu aktifitas fisik dan mental, aktifitas mental dapat menimbulkan beban kerja yaitu beban kerja mental. Tujuan penelian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan beban kerja mental terhadap kejadian abortus. Beban kerja mental dapat menimbulkan stress kerja, Stres dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan endokrin dengan secara langsung mempengaruhi pertumbuhan janin hingga menyebabkan abortus. Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan ranncangan cross sectional, Instrumen penelitian adalah kuisioner beban kerja mental NASA tlx. Hasil penelitian berdasarkan uji chi square menunjukkan bahwa p=0,000. Ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan resiko untuk terjadi abortus pada pekerja dengan beban kerja mental yang berat. Disimpulkan bahwa Terdapat hubungan antara beban kerja mental terhadap kejadian abortus pada pekerja buruh pabrik di PT. Grat Giant Pineapple.
Kata kunci : Abortion, Mental workload.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.23960/jk%20unila.v3i1.2214

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

View My Stats

Statistics Counter since 23 November 2019

 Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.