Faktor Risiko Bronkopneumonia pada Usia di Bawah Lima Tahun yang di Rawat Inap di RSUD Dr.H.Abdoel Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2015

Fransisca T Y Sinaga

Abstract


Infeksi Saluran Pernafasan Akut merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia, baik di negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia. Halini disebabkan masih tingginya angka kesakitan dan angka kematian karena infeksi saluran pernafasan akut khususnya bronkopneumonia terutama pada bayi dan balita. Salah satu satu upaya untuk menurunkannya adalah dengan mengetahui faktorrisiko yang menyebabkan terjadinya pneumonia.Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor risiko bronkopneumonia pada anak usia dibawahlima tahun yang rawat inap di Ruang Alamanda di RSUD Dr.H Abdoel Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2014. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Analitik, desainpenelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Analisis data dilakukan dengan ujiChi Square dengan nilai a = 0,05. Didapatkan total balita bronkopneumonia sebanyak 158 anak. Diambil sampel 113 anak dengan hasil uji statistik univariat didapat lebih banyak balitausia 1-12 bulan yaitu 73 balita (64,6%), jenis kelamin laki-laki yaitu 66 balita (58,4%), balitadengan berat badan lahir yaitu=2500 gram 60 balita (53,2%), balita dengan imunisasi tidaklengkap yaitu98 balita (86,7%) dan balita dengan riwayat ASI tidak eksklusif sebanyak100 balita (88,5%), Hasil uji statistik bivariat ada hubungan usia balita, riwayat imunisasi,dan riwayat ASI terhadap kejadian bronkopneumonia dengan nilai p value 0,000; 0,004; 0,009 (<0,05). Terdapat hubungan antara usia, riwayat imunisasi dan riwayat ASI dengan kejadian bronkopneumonia.
Kata kunci : bronkopneumonia, balita, faktor risiko

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

View My Stats

Statistics Counter since 23 November 2019

 Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.