Hubungan antara Jumlah CD4 pada pasien yang terinfeksi HIV/AIDS dengan Infeksi Oportunistik di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2016

Festy Ladyani, Anisa Kristianingsih

Abstract


Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) merupakan penyakit menular yang disebabkan virus Human Immunodeficiency Virus (HIV). Sejak menjadi epidemi sampai dengan tahun 2011. Tahun 2016 diklinik Konseling tes sukarela (KTS) pelayanan dukungan pengobatan (PDP), RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung diketahui 918 orang pasien yang memeriksakan dirinya dan menerima hasil test ada sebanyak 315 yang dinyatakan positif HIV/AIDS Tujuan penelitian untuk Mengetahui hubungan antara jumlah CD4 pada pasien yang terinfeksi HIV/AIDS dengan infeksi oportunistik di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien yang terdiagnois HIV/AIDS pada tahun 2016 yaitu sebanyak 80orang.Sampel sebanyak 67responden.Analisis data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan Rank Spearmen. Diketahui distribusi frekuensi infeksi oportunistik pada pasien HIV/AIDS dari 67 responden sebanyak 47,8% denganinfeksi diare, 31,4% dengan infeksi TB, 11,9% dengan infeksi Toxo dan 9% dengan infeksi Candidiasis. Diketahui distribusi frekuensi jumlah CD4 pada pasien HIV/AIDS dari 67 responden yaitu sebanyak 58,2% memiliki CD 4 sebesar <200, sebanyak31,3% memiliki CD 4 antara 200-449 dan sebanyak 10,4% memiliki CD 4 sebesar ≥ 500. Diketahui distribusi rerata jumlah CD4 total pada infeksi oportunistik pasien HIV dari 67 responden didapat paling tinggi jumlah rerata CD4 pada infeksi oportunistik Toxo sebesar 156,50 sel/mm3, Diare sebesar 187,88 sel/mm3,TB sebesar 198,05 sel/ mm3 dan Candidiasis sebesar 226,00 sel/ mm3.Diketahui hasil analisis Spearman terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah CD4 pada pasien yang terinfeksi HIV/AIDS dengan infeksi oportunistik di rumah sakit Umum Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2016denganterdapat P-value=0,015 dan kekuatan korelasi sebesar 0,905 artinya korelasi jumlah CD4 dengan infeksi oportunistik masuk dalam kategori sangat kuat. Terdapat hubungan antara jumlah CD4 pada pasien yang terinfeksi HIV/AIDS dengan infeksi oportunistik, dengan nilai p-value 0,015. Kata Kunci: CD4, HIV/AIDS, Infeksi Oportunistik

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

View My Stats

Statistics Counter since 23 November 2019

 Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.