Postur Kerja dan Keluhan Musculoskeletal Disorder Pada Perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Abdul Moeloek

Fitria Saftarini, Desindah Loria Simanjuntak

Abstract


Musculoskeletal disorder pada dasarnya adalah sebuah keluhan rasa nyeri pada bagian tubuh yang mencakup otot, sendi, ligamen, rangka, dan saraf. Postur kerja merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya peningkatan keluhan Musculoskeletal Disorder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan postur kerja dengan keluhan
Musculoskeletal Disorder pada perawat di instalasi rawat inap RSUD Abdul Moeloek.Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 144 responden dengan metode proportional random sampling yang mengisi kuesioner nordic body maps untuk menilai keluhan Musculoskeletal Disorder dan dilakukan penilaian postur kerja menggunakan metode Rapid Upper Limb Assesment (RULA). Berdasarkan hasil analisis univariat untuk karakteristik responden, postur kerja yang paling banyak dimiliki oleh responden yaitu resiko rendah (31,3%). Sebagian besar responden memiliki keluhan Musculoskeletal Disorder sedang (39,6%). Berdasarkan analisis bivariat yang dilakukan dengan uji chi square terdapat hubungan bermakna antara postur kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorder dengan nilai p=0,001 (α<0,05). Simpulan, postur kerja yang paling banyak dimiliki oleh responden yaitu postur kerja dengan resiko rendah. Sebagian besar responden memiliki keluhan Musculoskeletal Disorder sedang.Terdapat hubungan yang bermakna antara postur kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorder.
Kata kunci:Musculoskeletal Disorder, Nordic Body Maps, Postur kerja

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.